Inilah 5 Cara Rahasia Menjaga Keamanan Kartu Kredit Anda

media-nasional.com – Bagaimana cara memastikan bahwa keamanan kartu kredit Anda bisa diandalkan untuk melindung informasi penting di dalamnya? Pasti Anda tidak mau kan kalau sampai ada orang lain tahu isi kartu kredit Anda. Makanya, jangan sampai tak acuh ya. Terapkan cara-cara berikut ini demi keamanannya.

Rubrik Finansialku

Inilah 5 Cara Rahasia Menjaga Keamanan Kartu Kredit Anda

Jangan Tak Acuh Saat Gesek Kartu Kredit, Perhatikan Keamanan Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit di dompet menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Bagaimana tidak? Tidak semua orang bisa memiliki kartu gesek ini. Pasalnya, kartu utang ini hanya bisa diperoleh jika mereka terpercaya dan memenuhi syarat untuk memilikinya. Tidak hanya itu, dengan memiliki kartu kredit di genggaman, secara otomatis orang akan menilai Anda memiliki derajat sosial yang lebih tinggi dari mereka yang tidak memilikinya. Yang pasti, hidup akan jauh lebih mudah dengan adanya kartu kredit. Mau bayar belanjaan, pulsa, makanan restoran, belanja online, tagihan listrik, tinggal gesek saja. Simple bukan.

[Baca Juga: Para Karyawan, Penuhi 8 Syarat Ini agar Persetujuan Kartu Kredit Anda Lancar]

Alasan Mengapa Kartu Kredit Harus Dijaga

Kartu kredit menyimpan begitu banyak manfaat dalam transaksi keuangan. Rupanya, inilah yang mengundang tangan-tangan jahil melancarkan aksinya mengincar data-data penting di dalamnya, termasuk yang berkaitan dengan keuangan Anda. Sudah sepatutnya Anda peduli pada keamanan karena jika bukan Anda yang menjaganya, lalu siapa lagi? Jangan sampai gara-gara keteledoran Anda, muncul anggapan kalau kartu kredit merupakan sumber masalah keuangan bagi pemiliknya.

Di zaman yang serba canggih ini, hampir semua transaksi dilakukan secara online. Sudah tidak sedikit yang melek teknologi, termasuk juga para pelaku cyber crime. Bisa dibilang, mereka lebih canggih dan lebih mengerti bagaimana cara merugikan orang lain demi kepentingan sendiri melalui perangkat teknologi. Bahkan korbannya pun tidak sedikit. Berdasarkan temuan dari Norton Cyber Security Insight Report, sebanyak 47% pengguna kartu kredit menjadi korban kejahatan cyber ketika menggunakan kartu gesek tersebut. Adapun kerugiannya juga tidak main-main, yaitu sampai US$300 atau Rp3,5 jutaan.

Praktekkan 5 Tips Berikut demi Keamanan Kartu Kredit

Pada dasarnya, kejahatan semacam itu berjalan mulus berkat data-data yang mereka curi dari nasabah. Oleh karena itu, data-data sensitif ini tidak boleh sampai diketahui orang lain ya. Alangkah baiknya jika Anda berhati-hati setiap kali menggunakannya. Anda bisa memulainya dengan langkah yang paling sederhana yaitu dengan memperlakukannya sebagaimana uang tunai. Selain itu, masih ada beberapa cara meningkatkan keamanan kartu kredit. Mau tahu apa saja cara-caranya? Simak terus ya.

[Baca Juga: Mahasiswa, Jangan Nekat Mau Mulai Bisnis dengan Kartu Kredit]

#1 Perhatikan Sistem Transaksi pada Kartu Kredit Anda

Ada dua macam sistem transaksi yang dilekatkan pada kartu kredit yang umum di pakai di Indonesia, yaitu sistem magnetic swipe dan sistem chip. Sayangnya, kedua sistem ini bisa dibajak. Pasalnya, sistem ini memanfaatkan tandatangan pemegang kartu kredit sebagai akses masuknya sedangkan tandatangan rentan dipalsukan. Jika demikian, antisipasinya yaitu dengan selalu mengawasi ketika Anda bertransaksi dengan kartu kredit ini. Pastikan bahwa kasir cuma menggesek sekali. Jika dia lebih dari sekali menggosok (gesek ganda), kemungkinan data-data Anda bisa tercuri.

Sistem kartu kredit yang kedua yaitu sistem chip. Sistem ini mewajibkan penggunanya memasukkan PIN setiap kali bertransaksi. Bisa dibilang kartu kredit ini lebih aman sebab PIN bersifat rahasia dan hanya pemiliknya yang tahu. Yang pasti, apapun jenis sistem yang digunakan pada kartu kredit Anda, pastikan bahwa semua struk transaksi Anda simpan sebagai bukti nantinya.

#2 Perhatikan Nomor Kartu Kredit Anda dan CVV-nya

CVV merupakan singkatan dari cardholder verification yang wujudnya berupa tiga atau bahkan empat digit kode rahasia yang disematkan di balik kartu kredit Anda. Misalnya saja kartu kredit Master Card atau Visa memiliki tiga digit kode rahasia sedangkan Kartu American Express memiliki empat digit.

[Baca Juga: Coba Deh Jurus Meningkatkan Limit Kartu Kredit]

Angka CVV biasanya digunakan dalam bertransaksi online dengan tujuan keamanan. Namun, itu tidak sepenuhnya betul. Pasalnya, nomor CVV ada hubungannya dengan nomor kartu kredit Anda yang letaknya di depan. Ini berarti untuk memproteksi kartu kredit Anda, jangan hanya dengan nomor CVV, tetapi juga dengan nomor kartu kredit sejumlah 16 digit.

Yang perlu Anda ingat, jangan asal dalam membagi-bagikan nomor kartu gesek Anda tersebut ke oarng lain. Kalaupun Anda memberikan nomor tersebut untuk bertransaksi online, sebaiknya catat di situs website apa saja data tersebut beredar. Misalnya reservasi hotel, e-commerce dan lain-lain.

#3 Rahasiakan Biodata Ibu Kandung, Khususnya Nama

Mungkin, Anda pernah menghubungi call center kartu kredit Anda. Untuk memverifikasi bahwa kartu itu benar milik Anda, Anda pasti diminta menyebutkan siapa nama ibu Anda. Jangan sampai nama ibu yang seharusnya dirahasiakan demi keamanan diketahui orang lain. Kalau orang itu tidak ada niat jahat sih tidak apa-apa, lalu kalau dia jahat? Bisa repot kan urusannya.

[Baca Juga: Apakah Melunasi Utang Kartu Kredit dengan KTA Bisa Jadi Solusi?]

#4 Jangan Difotokopi

Untuk keperluan administrasi, seringkali instansi tertentu mensyaratkan fotokopi KTP atau dokumen-dokumen lainnya. Terkecuali kartu kredit, jangan sekalipun Anda memfotokopinya. Kenapa? Ini demi keamanan. Meskipun hanya berupa fotokopi, ketahuilah bahwa kartu kredit bisa disalahgunakan oleh orang lain. Selain itu, bank tidak pernah mensyaratkan fotokopi kartu kredit tiap kali transaksi.

#5 Pemberitahuan Transaksi melalui Ponsel

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh kartu kredit yaitu berupa notifikasi melalui ponsel Anda. Anda harus memastikan bahwa nomor ponsel penerima notifikasi tersebut hanya diketahui oleh bank penerbit kartu kredit. Adapun fungsi lain fasilitas notifikasi ini untuk memberitahukan kepada Anda atas terjadinya suatu transaksi pada kartu kredit Anda. Bila Anda tak merasa melakukan transaksi tersebut, Anda dapat menelpon contact center agar transaksi tersebut dapat segera dibatalkan.

Tingkatkan Kewaspadaan Anda

Agar kartu kredit yang Anda miliki aman, perhatikanlah tips-tips yang baru saja dijelaskan. Kemungkinan hal terburuk akan selalu terjadi. Oleh sebab itu, tingkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan Anda agar kartu kredit yang Anda miliki terlindungi dari bahaya-bahaya kejahatan.

Apakah Anda memiliki pengalaman kurang mengenakkan dalam penggunaan kartu kredit? Ceritakan dan tulislah pada kolom yang disediakan di bawah ini, agar para pembaca lainnya pun menjadi tahu dan lebih berhati-hati dalam bertindak. Semoga artikel ini membantu dan memberikan manfaat yang besar kepada Anda, terima kasih.

Sumber Referensi:

Fafa Khalifah. 30 Juni 2016. Jangan Cuma Asal Gesek, Kamu Harus Melek Soal Keamanan Kartu Kredit. Duitpintar.com – https://goo.gl/b88QD0

Sumber Gambar:

    Lindungi Kartu Kredit – https://goo.gl/7PgsGs dan https://goo.gl/aEfgVM

    Kejahatan – https://goo.gl/WdUsO3

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)