Tenang, Tiga Kerusakan Pada Kaca Depan Ini Masih Bisa Diperbaiki Kok

media-nasional.com

Jika kaca mobil Anda retak akibat terhantam batu atau objek di jalan, lekaslah memperbaikinya. Soalnya, kerusakan pada kaca depan berpotensi meluas jika dibiarkan dalam waktu yang lama. Namun jangan panik, kerusakan pada kaca depan mobil masih bisa diperbaiki kok, sehingga tak perlu harus mengganti keseluruhan dari kaca depan. Anda juga tak perlu pusing, karena sekarang banyak jasa perbaikan kaca mobil di Jakarta dan di beberapa kota besar lainnya seperti Bandung dan Surabaya.

Kaca depan tercuil akibat hantaman batu kerikil atau stone chipped menjadi kerusakan paling umum terjadi pada keca depan

Kerusakan seperti kaca retak, tercuil atau istilahnya stone chipped menjadi salah satu kerusakan yang paling umum terjadi. Batu kerikil umumnya menjadi penyebab utama terjadinya kerusakan kaca depan jenis stone chipped ini. Untungnya, pada sebagian besar kasus kaca retak masih bisa diperbaiki. “Tenang saja, karena kerusakan ini bisa diperbaiki. Namun syaratnya, maksimal retak hanya 5 cm, atau sebesar uang logam Rp 500, jika kerusakan lebih besar, terpaksa Anda harus menggantinya dengan kaca baru. Sedangkan untuk retak yang berbentuk garis/memanjang, batas maksimal hanya 10 cm,” ujar Andi dari gerai dan situs www.poleskaca.com.

Metode suntik menjadi metode paling efektif untuk memperbaiki ‘luka’ pada kaca depan

Memperbaiki keretakan pada kaca depan salah satunya dengan metode suntik kaca, yang memerlukan beberapa tahapan, seperti membersihkan lebih dulu luka retak pada kaca, dengan cara dikorek halus. Kemudian kaca yang retak dibor menggunakan mata bor khusus berukuran kecil. Tujuannya untuk memasukan cairan khusus seperti lem dan resin yang berfungsi sebagai perekat, kemudian di press menggunakan alat piston press khusus untuk kaca. Setelah itu dilakukan pengeringan, dengan menggunakan lampu sinar ultraviolet selama 3-5 menit.

Metode suntikan membutuhkan cairan khusus mirip lem untuk mengisi celah pada retakan kaca depan mobil

Biaya perbaikan pada kerusakan kaca berkisar Rp 275 ribu sampai Rp 660 ribu, tergantung tingkat kerusakan dan kerumitannya. Sementara total pengerjaannya berkisar antara 45 menit hingga 1,5 jam. “Kalau retaknya berbentuk bulat/lingkaran bisa mulus lagi, dan hampir tak berbekas sama sekali, dengan tingkat keberhasilan lebih dari 80 persen,” jelas Audy spesialis perbaikan kaca di kawasan jalan Al-Mubarok, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Audy juga menyarankan, untuk kaca mobil yang sudah disuntik tidak boleh terlalu sering dijemur panas matahari, agar lebih awet dan dapat memperpanjang usia kaca. Audy dan Andi memberikan garansi perbaikan selama satu tahun untuk semua perbaikan kaca retak yang telah ditangani olehnya.

Jamur

Kaca yang berjamur berpotensi mengganggu visibilitas dan estetika tampilan mobil

Munculnya lapisan jamur pada kaca depan adalah masalah yang kerap terjadi pada kaca mobil. Jamur bisa menempel pada kaca mobil, karena adanya proses oksidasi dari zat asam yang ada di dalam air. Untuk mengusir jamur, bukan perkara yang sulit, karena cukup menggunakan pembersih kaca yang dijual di pasaran. Namun ingat, jangan pernah menggunakan pembersih kaca yang mengandung acid atau zat asam. “Karena material abrasif itu mampu melunakkan kaca dan membuat pori-pori pada kaca menjadi lebih besar. Efeknya, kaca mobil akan bergelombang dan mengganggu pandangan, terlebih saat malam hari,” sahut Dhika, dari Dhika Auto Detailing, di kawasan Lenteng Agung, Depok, Jawa Barat.

Baret halus, flek dan gelombang

Proses pemolesan dan pemilihan obat tak boleh sembarangan karena jika salah akan membuat kaca depan buram atau bergelombang

Baret pada kaca biasanya akibat pemilik kendaraan yang kurang memperhatikan kondisi kendaraannya. Yang sering terjadi, ialah baret yang disebabkan oleh karet wiper yang sudah mengeras, sehingga mampu menggores kaca setiap digunakan. Untuk menghilangkan baret pada kaca, Anda pun membutuhkan para pakar glass detailing. Pada umumnya bengkel glass detailing menggunakan metode pengikisan, untuk mendapatkan lapisan baru dari kaca, sehingga baret dapat hilang. “Untuk jasa perbaikan baret halus ini dikenakan biaya Rp 250 ribu per panel dengan waktu kerja sekitar 2 jam,” pungkas Dhika. Namun jika flek atau gelombang berada di pinggir, sulit untuk diperbaiki karena resiko pecah akan tinggi akibat pemuaian panas. Maksimal sisi pinggir yang bisa diperbaiki hanya 2 jari dari sisi pinggir. Perbaikan flek putih dan gelombang dikenakan biaya Rp 250 ribu per panel dan Rp 450 ribu per panel untuk merata kaca yang bergelombang.