TRIBUNWOW.COM – Borneo FC sukses terapkan satu skema yang sukses bawa Pesut Etam hancurkan Arema FC di laga perdana Liga 1 2022 yang tentunya bisa saja ditiru oleh PSIS Semarang jelang pertemuannya, Sabtu (30/7/2022).

Dilansir TribunWow.com, skema yang diterapkan oleh pelatih Borneo FC, Milomir Selsija mampu buat tak berkutik Arema FC hingga harus menyerah dengan skor telak 0-3.

Tiga gol dari Borneo FC dua di antaranya sukses dilesatkan oleh sosok yang dimainkan sebagai skema terobosan ala Milomir Selsija guna libas Arema FC.

Skema tersebut tak lain adalah memainkan dua striker di lini depan dan memberikan tempat kepada Matheus Pato untuk lebih berkreasi melalui tiga lini.

Baca juga: 2 Blunder Besar PSIS Semarang di Bursa Transfer: Nekat Lepas Pemain Loyal, Penggantinya Tuai Sorotan

Sementara satu sosok yang sukses jadi kartu truf Borneo FC jebol gawang Arema FC pekan lalu, Ahmad Nurhardianto dimainkan lebih ke depan sebagai goalgetter.

Alhasil, skema tak terduga dan kecohan yang dilakukan oleh Milomir Selsija di laga tersebut membuahkan hasil positif.

Dua bek tangguh Arema FC dibuat tak berdaya mengawal Matheus Pato yang memang berlari hingga ke sisi sayap.

Sedangkan Ahmad Nurhardianto berhasil masuk ke sela-sela tersebut dan ceploskan brace yang uniknya terjadi karena dirinya berdiri di antara pemain belakang Arema FC.

Borneo FC Sukses Libas Arema seusai Terapkan 1 Skema Ini, PSIS Semarang Bisa Tiru buat Balas Dendam?
Cuplikan laga Borneo FC vs Arema FC (kiri) dan selebrasi gol Ahmad Nurhadianto pada postingan Instagram @borneofc. Kemenangan hambar Borneo FC meski libas Arema FC. (Instagram @borneofc)

Baca juga: Sergio Alexandre dalam Tekanan Snex-Panser Jelang Vs Arema, 3 Masalah Inti PSIS Semarang Jadi Sebab

Menilik dari kesuksesan Milomir Selsija robohkan skema pertahanan kuat ala Eduardo Almeida di Arema FC bisa jadi referensi skema yang bisa dimainkan oleh Sergio Alexandre di PSIS Semarang.

Meski diprediksi kuat tanpa Carlos Fortes, PSIS Semarang bisa memainkan sosok Hari Nur Yulianto sejajar dengan salah satu pemain untuk lini depan sebagai pengecoh.

Namun, untuk Hari Nur lebih ditugaskan melebar dan salah satu pemain yang bisa jadi kartu truf PSIS Semarang tersebut bisa merangsek masuk dari lini kedua.

Patut dinantikan akankah misi balas dendam PSIS Semarang membuahkan hasil seperti halnya Borneo FC.

Atau justru harus terjungkal lagi karena PSIS Semarang harus membendung derasnya dukungan dari para Aremania yang diprediksi bakal penuhi Stadion Kanjuruhan, Malang.

Arema FC Tuai Banyak Sindiran dari Aremania 


Artikel ini bersumber dari wow.tribunnews.com.